Presiden Jokowi dan Cak Imin Masuk Nominasi Santri Award 2017

Presiden Jokowi dan Cak Imin Masuk Nominasi Santri Award 2017

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2017, akan ada penganugerahan Santri Award kepada tokoh-tokoh atau lembaga yang berjasa pada dunia santri dan pesantren.

Hajat penganugerahan “Santri Award” 2017, yang diinisiasi oleh Pondok Pesantren Aulia Cendekia Palembang, mendapat respon sangat positif dari masyarakat. Berbagai usulan nama mulai masuk ke panitia dan juga mitra inbox media partner baik melalui Facebook, Twitter dan juga Instagram.

“Sejak kita umumkan sudah banyak usulan, baik melalui relasi jejaring seperti laporan panitia, maupun ke saya pribadi melalui grup dan chat Whatshap,” kata pengasuh Pondok Pesantren Aulia Cendikia, KH Hendra Zainuddin saat dikonfirmasi, Selasa (8/8).

Ada lima kategori penghargaan yang akan diberikan dalam acara ini, antara lain:

  1. Kategori Bapak Santri Indonesia
  2. Kategori Bapak Santri Sumsel
  3. Kategori Perusahaan, BUMN, BUMD, dan Perbankan
  4. Kategori Pondok Pesantren Terbaik
  5. Kategori Alumni Pesantren

“Beberapa nama sudah diulsulkan, tapi yang paling banyak respon adalah bapak santri Indonesia. Dua nama yang mendominasi hingga saat ini adalah Presiden Jokowi dan ketum PKB, A Muhaimin Iskandar,” kata Hendra.

Dijelaskan, masyarakat memasukkan nama juga bukan tanpa alasan. Mereka usul lengkap dengan ulasan kenapa kedua tokoh tersebut layak mendapatkan penghargaan. Jokowi misalnya, dinilai layak karena peringatan hari santri jatuh tanggal 22 ini ditetapkan di era pemerintahannya, belum lagi beberapa kebijakannya yang berpihak kepada pesantren.

“Jokowi juga dikenal dekat dengan ulama dan selalu meminta nasehat kyai pesantren dalam mengelola pemerintahan,” ungkapnya.

Lalu, A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dinilai dekat dengat pesantren. Kerapkali inisiator Nusantara Mengaji ini membuat program untuk melestarikan khazanah pesantren, seperti program Nusantara Mengaji dan lomba baca kitab kuning yang menjadi ciri khas pesantren.

“Kedua program tersebut menyentuh dan melibatkan langsung pesantren sehingga Cak Imin dinilai layak mendapatkan pengharaan Santri Award,” tuturnya.

Masih menurut Hendra, Santri Award ini diberikan pada mereka yang telah berjasa dan berkontribusi terhadap kemajuan pondok pesantren di Indonesia dan di Sumsel.

“Kita masih terus menghimpun masukan dan nama, agar panitia dan masyarakat dapat memberikan penghargaan ini,” tambahnya.

Ia mengajak masyarakat Palembang dan Sumsel yang merasa mengenal atau mengetahui tokoh, perusahaan, atau yang masuk dalam lima kategori tersebut, dapat menyampaikannya dalam komentar Facebook atau sosial media Pesantren Aulia Cendekia. Atau juga bisa menuliskannya di kolom komentar Facebook, Instagram, dan Twitter media partner event ini. (Abdul Malik Syafei/Abdullah Alawi)

596 total views, 3 views today

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0